Daftar Artikel Di Blog

Minggu, 13 Januari 2013

10 Racun Paling Mematikan Di Dunia

10 Racun Paling Mematikan Di Dunia
 
Berikut ini adalah 10 Racun Paling Mematikan Di Dunia
 
1. Sianida
Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano C≡N, dengan atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen. Musah dikenali karena berbau Almond (sering banget nich di Komik Conan! dead )

Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa. Beberapa adalah gas, dan lainnya adalah padat atau cair. Beberapa seperti-garam, beberapa kovalen. Beberapa molekular, beberapa ionik, dan banyak juga polimerik. Cyanida yang dapat melepas ion cyanida CN− sangat beracun.

Sianida membunuh dengan mencegah sel-sel darah merah dari menyerap oksigen. Hal ini menghasilkan proses yang dikenal sebagai “Internal Sesak Napas.” Kapsul Sianida yang diduga digunakan oleh mata-mata Perang Dunia II mata-mata sebagai pilihan pelarian yang mudah untuk menghindari penyiksaan.

Singkong mengandung HCN (Hidrogen Sianida), terutama singkong yang berasa pahit. Itu makanya ada orang bisa muntah” dan mabok habis makan singkong…
Tapi tenang temen”n… biasanya singkong yang di pasar kadar HCN nya dikit…

2. Strychnine
Salah satu dari bentuk racun yang lebih populer pada awal abad kedua puluh. Strychnine menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan reaksi refleks berlebihan. Dengan dosis yang benar korban bisa mati dalam waktu sepuluh sampai dua puluh menit.

Strychnine adalah senjata pembunuhan di novel Agatha Christie – Misteri Affair di Styles. Strychnineini merupakan racun yang bertindak cepat, pengobatan yang efektif sekarang mungkin tidak ada dan itu hanya dapat dilihat sebagai senjata pembunuh yang efisien dalam fiksi dan sangat kuno menunjukkan misteri pembunuhan.

3. Arsenik
Secara historis, arsenik adalah alat pembunuh favorit dan selalu menjadi salah satu favorit perangkat yang digunakan dalam cerita misteri pembunuhan. Di Inggris, arsenik tersedia sebagai racun yang bebas dibeli di apotek untuk membantu penanganan hama tikus. Senyawa arsenik sebenarnya juga terdapat di semua jaringan manusia normal, dan arsenik adalah salah satu dari 20 elemen yang paling sering ditemui. Ketika digunakan sebagai racun, gejala arsenik meliputi ketidaknyamanan lambung parah, muntah dan diare dengan darah.

4. Ular
Gigitan ular yang beracun bergantung pada banyak faktor, bervariasi dari lamanya waktu berlalu. Ular yang paling beracun adalah ular beludak (viper), kobra dan adders. Gejala keracunan ular meliputi pembengkakan, kegagalan organ, muntah, pendarahan dari mata dan hidung dan gusi serta sakit jelas di lokasi gigitan ular.

5. Hemlock
Hemlock adalah racun yang dianggap digunakan untuk membunuh Socrates, filsuf Yunani. Dalam larutan Hemlock konsentrasi tertinggi racun Cicutoxin ditemukan, yang diperoleh dari bagian akar tanaman. Satu gigitan pada akar tanaman Hemlock dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa. Larutan Hemlock menyebabkan menyebabkan kegagalan otot, kejang-kejang dan kematian…

6. Heroin
Sebuah racun yang bekerja pada sistem pernapasan. Heroin menekan sistem saraf pusat dan menciptakan perasaan euforia. Angka kematian di antara pengguna heroin hingga 20%, sehingga daya tarik obat ini sulit untuk dipahami. Gejala keracunan meliputi kejang, penglihatan terganggu, tekanan darah rendah, koma dan kematian akibat kegagalan pernapasan. dingin

7. Pufferfish
Bagian dari ikan buntal yang beracun adalah tetraodontoxin yang ditemukan dalam ovarium. Racun ini tidak hancur walaupun dimasak, meskipun para ahli mengatakan, jika isi perut dikeluarkan sebelum dimasak, ikan biasanya tidak berbahaya. Digunakan dalam masakan jepang “Fugu”, ikan buntal hanya dapat dimasak dan khusus disiapkan oleh koki terlatih dan berlisensi. Meskipun demikian, dari tahun 1955 sampai 1975 ada lebih dari 1.500 orang meninggal disebabkan karena makan Fugu yang tidak layak saji.

8. Fiddleback Spider Venom
Berukuran setengah inci, laba” Fiddleback atau Brown merupakan salah satu laba” yang paling berbisa di dunia. Pada kasus di dua puluh lima negara bagian (terutama di selatan dan barat-tengah) gigitan dari Fiddleback biasanya tidak nyeri tetapi setelah delapan jam, korban akan kesakitan. Dengan gigitan kecil akan menimbulkan gejala muntah, lepuh, Delirium dan Nekrosis.

9. Belladonna
Ekstraknya udah digunain dari zaman Renaissance… Efeknya terjadi pada pupil mata yang membesar. keracunan belladonna biasanya terjadi karena beberapa orang tolol telah menemukan bahwa daun belladonna konon memiliki sifat halusinogen.

10. Kacang Kastor
Minyak jarak digunakan sebagai bahan tambahan makanan dalam permen dan coklat. Yang tidak banyak temen” ketahui adalah biji tanaman itu berisi supertoxic racun ricin. Sedikit biji jarak yang temen” kunyah bisa berakibat fatal. Namun, menurut American Association of Poison Control Centre (AAPC) hanya dua korban jiwa akibat Castor Bean yang tercatat dalam periode 1999-2004.
 
Nah, itulah 10 Racun Paling Mematikan Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel 10 Racun Paling Mematikan Di Dunia

sumber: zonapencarian
Read more ...

5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia

5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia
 
Berikut ini adalah 5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia
 
No.5 – Percobaan Dermatologis Holmesburg
Dari 1951 ke 1970-an, percobaan dermatologis penelitian dilakukan terhadap para tahanan dari penjara di Pennsylvania Holmesburg atas nama Dow Chemical Company. Secara spesifik, karyawan Dow telah mengembangkan kondisi kulit buruk disebut chloracne, dan perusahaan yang terlibat dalam pembuatan Agen Oranye untuk militer, ingin tahu apa penyebab kondisi ini. Peneliti sengaja menyuntikkan untuk mengetahui penyebab kanker dari bahan kimia seperti dioxin ke dalam (kebanyakan kulit hitam) tahanan dalam rangka untuk menentukan tingkat eksposur dan lebih memahami efek kesehatan.
Sadistic Experiments

No.4 – Proyek MKULTRA
Kode CIA tentang pikiran-kontrol program terkenal bernama Proyek MKULTRA – terinspirasi, diduga, oleh Nazi – dilakukan pada 1950-an dan 1960-an dan melibatkan penggunaan banyak subjek tes uninformed manusia baik dari Amerika Serikat danKanada dalam upaya untuk mempelajari lebih lanjut tentang kemungkinan mendapatkan kontrol atas kesadaran mental orang lain. Percobaan melibatkan penggunaan berbagai bahan kimia, termasuk LSD dan obat untuk mengubah pikiran, bersama dengan kekurangan indera dan, diduga, verbal dan pelecehan seksual. Sejumlah kematian terjadi sebagai akibat langsung dari program, dan tuduhan – mungkin tak berdasar – bertahan sampai hari ini bahwa CIA terus melakukan eksperimen serupa.
Sadistic Experiments

No.3 – Percobaan Hepatitis Willowbrook
Negara Willowbrook di New England, ribuan anak-anak cacat mental yang sering digunakan sebagai subjek percobaan tanpa disadari untuk berbagai percobaan. Satu percobaan khususnya pada 1960-an terutama kejam dan akhirnya memberikan kontribusi terhadap penutupan rumah dan pembentukan standar baru untuk melindungi anak-anak. Peneliti Saul Krugman, mencoba untuk lebih memahami hepatitis B dan untuk mengembangkan sebuah vaksin untuk melawan itu, sengaja diinokulasi sejumlah besar penduduk dengan virus yang disebabkan penyakit ini. Sementara itu tidak biasa bagi para peneliti untuk menguji vaksin pada penghuni (juga bukan dianggap semua yang tidak etis), untuk pertama menyuntik mereka dengan target virus sehingga membuat populasi pasien pada siapa untuk menguji vaksin adalah masalah lain sama sekali.
Sadistic Experiments

No.2 – Proyek Pengambilan
Selama 1970-an dan 1980-an, militer di era apartheid Afrika Selatan adalah wajib untuk laki-laki berkulit putih dan homoseksualitas adalah sebuah kejahatan. Dengan demikian, siapapun di tentara diduga homoseksual itu dipilih dan tunduk pada teori bahwa melalui terapi keengganan electroconvulsive dan metode lainnya, homoseksualitas dapat disembuhkan. Dalam upaya untuk membuktikan teori itu, eksperimen tidak manusiawi dilakukan pada tentara di “bangsal 22″ yang terkenal yang mencakup terapi kejut listrik, pengebirian dan dipaksa ganti kelamin dengan operasi.
Sadistic Experiments

No.1 – Eksperimen Tuskegee
Dalam upaya untuk menentukan, dengan cara otopsi, pada tahun 1932, peneliti dari US Public Health Service dan Institut Tuskegee mulai percobaan di sekitar 400 laki-laki hitam dari Alabama yang terinfeksi sifilis.Orang-orang tidak tahu bahwa mereka mempunyai penyakit ini, dan meskipun kedatangan penisilin pada tahun 1947, mereka tidak menerima pengobatan untuk penyakit itu. Sebaliknya, mereka diberi makan gratis, check-up kesehatan gratis, dan asuransi penguburan gratis. Karena belum pernah diberi tahu mereka telah sifilis, orang-orang pergi untuk diuji coba, menginfeksi pasangan seksual di sepanjang jalan, dengan banyak orang mati karena penyakit itu. Percobaan berlangsung selama empat dekade.
Sadistic Experiments
 
Nah, itulah 5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel 5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia 5 Eksperimen Paling Sadis Di Dunia
 
sumber : fenz-capri
Read more ...

10 Kecelakaan Formula 1 Paling Terkenal Di Dunia

10 Kecelakaan Formula 1 Paling Terkenal Di Dunia
 
Berikut ini adalah 10 Kecelakaan Formula 1 Paling Terkenal Di Dunia
 
10) Lorenzo Bandini (1935-1967),
driver Italia, meninggal di GP Monako 1967. Setelah hilang kontrol atas mobilnya di sebuah chicane, ban belakang mobilnya mengenai pembatas jalan dan membuat mobil Bandini berputar-putar sampai menabrak sebuah tiang dan berbalik. Tiang tersebut jatuh dan menembus tangki bahan bakar, sehingga terjadilah kebakaran yang sekaligus membuat Bandini terperangkap. Mobil selanjutnya meledak karena uap panas dari pipa pembuangan gas bahan bakar. Bandini mengalami luka bakar hebat dan dirawat di rumah sakit setempat selama 3 hari, sebelum akhirnya meninggal pada 10 Mei 1967.http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash8.jpg

9) Roger Williamson (1948-1973),
driver Inggris, meninggal di GP Belanda 1973. Setelah salah satu ban mobilnya mendadak kehilangan tekanan dan kempis, Williamson menabrak sebuah tembok pembatas dengan kecepatan tinggi dan terseret sejauh 275 meter. Mobil berakhir dalam posisi terbalik dan tangki bahan bakarnya pun mulai terbakar. Seorang pembalap lain, David Purley (1945-1985) menghentikan mobilnya dengan sukarela dan berusaha membantu Williamson keluar dari mobilnya; namun usahanya juga gagal karena posisi mobil yang terbalik. Celakanya para marshal menduga justru mobil Purley yang mengalami kecelakaan. Begitu mengetahui kondisi yang sebenarnya, marshal pemadam api tidak berhasil pula menolong Williamson. Mobil pemadam yang lebih besar baru datang hampir 10 menit kemudian, di mana Williamson sudah lebih dulu tewas akibat asfiksia. 
http://www.racehistorie.nl/grand%20prix/rw735.jpg

8) Helmuth Koinigg (1948-1974), 
driver Austria, meninggal di GP Amerika Serikat 1974. Kematian akibat pemasangan logam pembatas Armco yang tidak tepat. Setelah mengalami gagal suspensi di daerah tikungan lambat, mobilnya menabrak tembok pembatas Armco dengan posisi kepala Koinigg membentur tembok terlebih dahulu. Kecepatan mobilnya rendah namun karena Armco yang tidak terpasang dengan baik (ujungnya yang tajam masih terlihat!), logam pembatas yang tajam itu pun mencederai leher Koinigg sampai kepalanya terpenggal 
http://img225.imageshack.us/img225/555/k1aj8.jpg

7) Tom Pryce (1949-1977),
driver Wales, meninggal di GP Afrika Selatan 1977. Kematian paling aneh di sirkuit F1 dari tinjauan sebab: tertimpa tangki pemadam api seberat 20 kg! Adalah Renzo Zorzi yang baru saja mengalami kecelakaan; akibat pengukur bahan bakarnya rusak. Ia memarkir mobilnya di sisi kiri trek lurus. Zorzi kesulitan keluar dari mobil karena gagal melepaskan pipa oksigen dari helmnya; namun bagian belakang mobilnya sudah mengeluarkan api. Ini membuat Zorzi membutuhkan bantuan 2 orang marshal dari seberang trek untuk memadamkan api dari mobilnya. Dua marshal itu pun menyeberang trek yang sedang dilalui mobil F1 tanpa izin (!). Marshal pertama lolos. Namun marshal kedua, Fredrik Jansen van Vuuren (19 tahun) – yang membawa tangki pemadam api seberat 20 kg – tertabrak oleh mobil Pryce (dengan kecepatan 270 km/jam). Pryce menabrak van Vuuren karena pandangannya terhalang oleh mobil Hans-Joachim Stuck (yang hampir menabrak van Vuuren juga, namun berhasil menghindar di detik terakhir). Van Vuuren terlempar ke udara, dengan tubuh hancur (sampai tidak dapat dikenali), dan tewas seketika. Sedangkan Pryce, yang mendadak tertimpa tangki pemadam, tewas seketika karena benda berat itu hampir memutuskan kepalanya (!!). Ia pun terlempar keluar dari mobil. Mobil Pryce masih berjalan tanpa driver sejauh beberapa ratus meter.
http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash11.jpg

6) Ronnie Peterson (1944-1978), 
driver Swedia, meninggal di rumah sakit setelah kecelakaan GP Italia 1978. Peterson baru saja mengalami kecelakaan tabrakan beruntun di belokan pertama GP Italia 1978, yang melibatkan 9 pembalap lainnya. Ia hanya mengalami cedera tungkai; yang relatif “ringan” jika dibandingkan dengan Vittorio Brambilla yang mengalami koma akibat kepalanya tertimpa ban “terbang”. Peterson dilarikan ke rumah sakit Milan untuk diperiksa. Ternyata ia mengalami beberapa patah tulang di tungkainya. Ia pun dijadwalkan untuk dioperasi keesokan paginya. Namun sebelum pagi tiba, Peterson mengalami emboli lemak yang bersumber dari daerah patah tulang di tungkainya; dan meninggal Senin (11 September) pagi.
http://www.atlasf1.com/2000/ita/preview/peterson2.jpg

5) Gilles Villeneuve (1950-1982),
driver Kanada, meninggal di kualifikasi GP Belgia 1982. Dalam pertandingan, ia bertemu mobil lambat di jalur kiri. Mobil Jochen Mass. Mereka pun mengalami miskomunikasi: Mass yang mengira Villeneuve akan mencatat waktu, bermaksud membiarkannya lewat dengan bergerak ke kanan. Villeneuve yang berniat mendahului Mass (yang tadinya ada di jalur kiri) segera membelokkan mobil ke kanan. Mereka bertabrakan di jalur kanan. Mobil Villeneuve, yang berada di belakang, terbang ke udara dan mendarat (hidung lebih dulu) dengan kecepatan 225 km/jam. Villeneuve masih terseret sejauh 50 meter ke arah pagar kait di pinggir trek; di mana lalu ia tersangkut dan mengalami patah leher. Ia langsung dibawa ke rumah sakit St.Raphael University, dan sempat dipertahankan hidup selama beberapa jam sebelum akhirnya meninggal sekitar pukul 9 malam waktu setempat. 
http://www.allf1.info/gallery/pictures/crash6.jpg

4) Riccardo Paletti (1958-1982),
driver Italia, meninggal di GP Kanada 1982. Ia baru saja melakukan start GP-nya yang kedua. Karena gangguan koordinasi marshal, lampu kuning tidak dihidupkan setelah Didier Pironi (lagi-lagi!) stalled on grid saat start. Paletti terlambat merespons dan hidung mobilnya menabrak bagian belakang mobil Pironi. Ia mengalami benturan di dada dan tidak sadarkan diri. Mobil Paletti selanjutnya mengalami kebakaran, dan ia pun mengalami asfiksia akibat asap karena terperangkap dalam mobil (sampai para marshals pun butuh setengah jam untuk mengeluarkan Paletti). Ia meninggal setibanya di rumah sakit Royal Victoria di Montreal; 2 hari sebelum ultahnya yang ke-24.
http://img527.imageshack.us/img527/7866/crash5.jpg

3) Elio De Angelis (1958-1986),
driver Italia, meninggal dalam uji coba mobil di sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis usai GP Monako 1986. Mobil De Angelis mengalami kebakaran setelah tabrakan, dengan kondisi downforce mendadak hilang akibat lepasnya sayap belakang mobil. Ia hanya mengalami luka bakar ringan dan patah tulang selangka, namun De Angelis tidak dapat keluar dari mobilnya. Apalagi di sirkuit yang bersangkutan hampir tidak ada marshal yang bersiap di tempat. Marshal baru datang 30 menit kemudian dengan helikopter (!!!!), dan melarikan De Angelis ke rumah sakit Marseille. Ia pun meninggal di sana 29 jam kemudian. 
http://www.racing.it/f1/album/foto/paulricard.jpg

2) Roland Ratzenberger (1960-1994),
driver Austria, meninggal di kualifikasi GP San Marino 1994. Ratzenberger yang baru saja membalap 1 kali di F1, mengalami kerusakan sayap depan mobil di putaran kualifikasi sebelumnya. Akibat kecepatan yang tinggi, ditambah tekanan angin, sayap depan tersebut patah dan tersangkut di bawah mobilnya. Mobil Ratzenberger pun tidak dapat membelok dan membentur tembok solid dengan kecepatan 315 km/jam. Setelah tabrakan, mobil berputar-putar kembali ke trek, dan terlihat jelas bahwa Ratzenberger mengalami patah leher yang langsung menewaskannya di tempat.
http://www.forocompeticion.com/galeria/data/196/72%20-%20Roland%20Ratzenberger%20-%2003.jpg

1) Ayrton Senna da Silva (1960-1994),
driver Brazil, meninggal di GP San Marino 1994. Juara dunia 3 kali ini start dari pole position. Sesaat setelah start, Pedro Lamy dan Jyrki Jarvilehto mengalami tabrakan yang mengakibatkan keluarnya safety car. Safety car keluar selama 5 putaran. Pada 2 putaran berikutnya, mobil Senna terlihat understeer dan keluar jalur mendadak di tikungan Tamburello, dengan kecepatan 310 km/jam, lalu menghantam tembok solid. Sebab kematian Senna yang sebenarnya masih misterius. Senna disebutkan mengalami luka tembus akibat patahan suspensi yang menembus helm dan bagian depan tengkoraknya. Ironisnya video yang merekam momen tabrakan sepanjang 1.5 detik ternyata hilang.
Damon Hill, rekan setim Senna di Williams pada tahun 1994; bersikeras bahwa Senna telah melakukan kesalahan biasa, namun fatal. Sebagian penggemar berat Senna menduga ada konspirasi yang bertujuan membunuh pembalap berusia 34 tahun tersebut. Banyak juga yang memperdebatkan apakah Senna meninggal spontan atau di rumah sakit, karena ia tidak dinyatakan meninggal di trek. Pernah juga dilaporkan bahwa video itu ternyata ada dan memperlihatkan Senna “melepas” setir seusai mobilnya melintir (namun video ini pun dipertanyakan keasliannya). Bagaimanapun kejadian sebenarnya, tragedi ini telah mengubah pandangan FIA terhadap keselamatan di lingkup Formula 1.
 
 
Nah, itulah 10 Kecelakaan Formula 1 Paling Terkenal Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel 10 Kecelakaan Formula 1 Paling Terkenal Di Dunia
 
Sumber : unic77
Read more ...

Penemuan Gua Misterius di Mars

Misteri penemuan artefak seperti kerangka hewan, tengkorak manusia dan patung di Mars masih belum terpecahkan. Sekarang para peneliti menemukan objek berbentuk gua dan kayu di planet Mars.

Gua Misterius
Mars_doorway_2Gambar yang diambil NASA ini menunjukkan adanya sebuah gua seperti pintu yang misterius pada dasar sebuah formasi bukit di Mars. Orang yang pertama mengidentifikasi pintu tersebut bukanlah ilmuwan NASA melainkan seorang pembaca web Cnews dari Rusia bernama Alexander Novgorodov. Ia melihat sebuah struktur seperti buatan manusia di kaki bukit. Gambar ini diambil oleh pesawat Reconnaissance Orbiter.

Para peneliti mengemukakan kemungkinan bahwa pintu tersebut adalah sebuah hasil dari erosi iklim. Namun tetap saja pintu itu menjadi perbincangan hangat mengingat bentuknya yang unik.

Bentuk bukit yang seperti air mata ini terletak di tengah-tengah wilayah beku planet Mars. Mars adalah rumah dari gunung terbesar di seluruh planet dan lembahnya adalah yang terdalam dari seluruh planet yang pernah ditemukan. Dan Mars juga satu-satunya planet yang paling mungkin dapat menampung kehidupan manusia. Beberapa tanaman terbukti dapat hidup pada tekanan CO2 rendah seperti atmosfer Mars.

Segera dunia internet menjadi ramai dengan perbincangan dan teori konspirasi. Sebuah situs bernama TheCrit.com bahkan mengatakan bahwa NASA pernah menyatakan bahwa Mars adalah sebuah dunia gurun yang memiliki hutan lebat. Dan itu tidak pernah dibuka kepada publik.

Para peneliti yang skeptis menyatakan bahwa gambar kayu tersebut kemungkinan didapat dari hasil pareidolia - sebuah stimulus acak yang dipersepsikan memiliki signifikasi bentuk. Seperti awan yang kadang terlihat memiliki bentuk tertentu.
Read more ...