Daftar Artikel Di Blog

Tampilkan postingan dengan label profil bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil bola. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 April 2013

10 Pemain Sepakbola Dengan Tendang Tercepat Di Dunia


10 Pemain Sepakbola Dengan Tendang Tercepat Di Dunia

10 Pemain Sepakbola Dengan Tendang Tercepat Di Dunia - Tiga David tercatat sebagai pemain sepak bola dengan rekor tendangan paling cepat. David Hirst adalah yang tercepat, disusul oleh David Beckham dan David Trezeguet. Inilah 10 pemain yang memiliki ‘tendangan tercepat’:


1. David Eric Hirst


Pemain kelahiran 7 Desember 1967 ini tercatat memiliki tendangan paling kencang. Saat bermain untuk Sheffield Wednesday pada 1996, Hirst mampu menghasilkan tendangan dengan kesepatan 183 km/jam. Tingkat kecepatannya hampir menyamai kecepatan maksimum kendaran roda empat.


2. David Beckham


Legenda klub Manchester United ini pernah melambungkan si kulit bundar dengan kecepatan 157 km/jam, saat klubnya berhadapan dengan Chelsea pada 22 Februari 1997. Itulah tendangan tercepat yang dimiliki oleh pemain yang saat ini berlaga di kompetisi Major League Soccer untuk klub Los Angeles Galaxy.


3. David Trezeguet


Striker tim nasional Prancis ini termasuk salah satu ujung tombak yang disegani. Trezegol, julukannya, juga terkenal dengan tendangan kerasnya. Rekor yang pernah dicatat adalah saat bermain untuk Monaco yang berhadapan dengan Manchester United pada 19 Maret 1998. Ketika itu, kecepatan tendangannya mencapai 155 km/jam.


4. Richie Humphreys


Catatan sejarah yang dimiliki oleh pemain Sheffield Wednesday ini adalah saat timnya bertanding melawan Aston Villa pada 17 Agustus 1996. Para pertandingan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia itu, Humphreys melesakkan satu gol dengan kecepatan bola 154 km/jam.


5. Matthew Le Tissier


Pensiunan pemain Southampton tersebut mencatatkan sejarah tendangan terkerasnya, satu tahun setelah rekor Richie Humphreys. Ketika itu, 18 Januari 1997, klubnya berhadapan dengan Newcastle pada Liga Primer Inggris. Tendangan voli Le Tissier mempu menerobos gawang lawan dengan kecepatan bola 140 km/jam.


6. Alan Shearer


Mantan kapten Inggris ini dikenal sebagai legenda hidup Newcastle United. Dia memiliki tendangan bebas yang keras dan cenderung lurus ke arah gawang lawan. Apalagi ketika mengeksekusi tendangan penalti. Rekor tendangan terkerasnya adalah saat klubnya melawan Everton pada 1 Desember 2002. Kecepatan bola yang ditendangnya mencapai 138 km/jam.


7. Roberto Carlos


Pemain kidal asal Brasil ini mampu menghasilkan tendangan 137 km/jam, saat membela Brasil melawan Prancis pada 3 Juni 1997. Pria yang sekarang bermain untuk Anzhi Makhachkala di liga Rusia itu memiliki keistimewaan lain. Akurasi dalam tendangan bebas yang melengkung dan keras, sehingga sulit diantisipasi penjaga gawang.


8. Hugo Almeida


Hugo Almeida mencatatkan rekor tendangan tercepatnya pada 1 November 2005, saat klub yang dia bela, Porto berhadapan dengan Inter Milan. Dari jarak 32 meter, pemain berkebangsaan Portugal itu mengirimkan bola berkecepatan 136 km/jam ke penjaga gawang lawannya, yang kemudian tidak dapat diantisipasi.


9. Tugay KerimoÄŸlu


Dia disebut sebagai legenda pesepak bola Turki. Rekornya dicatat saat pemain yang pensiun pada 2003 ini membela Blackburn Rovers berhadapan dengan Southampton pada 3 November 2001. Saat itu, pemain kelahiran 1970 ini mampu membuat bola yang ditendangnya melaju dengan kecepatan 135 km/jam.


10. Obafemi Martins


Tendangan keras Martins tercatat saat menjebol gawang Tottenham Spurs pada pertandingan 14 Januari 2007. Saat itu, pemain asal Nigeria tersebut membela Newcastle United, yang akhirnya menang dengan skor 3-2. Pemain yang sekarang berkarir di Rubin Kazan, klub asal Rusia, sedang ditawar oleh West Brom, klub Inggris dengan status pemain pinjaman.

Nah, itulah 10 Pemain Sepakbola Dengan Tendang Tercepat Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

Read more ...
Sabtu, 06 April 2013

10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah


10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah

10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah - FC Barcelona, Salah satu klub sepakbola paling terkenal di seluruh dunia. Selalu berat untuk menentukan 10 pemain terbaik dari sebuah klub tersebut. Menurut saya, ada dua era yang membuat klub asal Katalan ini begitu besar. Era pertama adalah ketika era Dream Team dan era kedua adalah ketika di awal millennium baru hingga sekarang. Namun di luar era tersebut, ada juga banyak pemain berkualitas yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh para pendukung Barcelona.

1. Laszlo Kubala

 http://www.bolatotal.com/foto_berita/barcelona1.jpg 
Kubala adalah legenda besar yang berhasil membawa Barcelona meraih kejayaan di era 50an. Sebagai ujung tombak, ia berhasil mempersembahkan seluruh gelar bagi Barca di tahun 1951-1952. Ia juga termasuk dalam barisan penyerang legendaris Barcelona bersama Cesar Rodriguez, Estanislau Basora, Eduardo Manchon, dan Moreno. Pemain yang terkenal melalui tendangan-tendangan bebasnya ini adalah pemain yang paling banyak mencetak gol dalam satu pertandingan bagi Blaugrana di La Liga dengan tujuh gol ketika menghadapi Sporting Gijon. Sekarang, ia diabadikan dalam bentuk patung yang berada di dekat stadion Camp Nou. 

2. Rivaldo

http://www.bolatotal.com/foto_berita/barcelona2.jpg

Pemain Brazil kelahiran 1972 ini adalah legenda hidup Barcelona. Datang dari Deportivo La Coruna untuk menggantikan peran Ronaldo, ia malah “menghapus” Ronaldo dari ingatan para pendukung El Barca. Di musim pertamanya, ia langsung sukses mengawinkan gelar La Liga dan Copa Del Rey untuk Barcelona. Berposisi sebagai gelandang serang, ia berhasil membukukan 136 gol dari 253 caps bersama Blaugrana. Ia juga berhasil meraih gelar Ballon d’Or ketika masih berseragam Barcelona. Satu hal yang pasti diingat oleh para pendukung klub asal Katalan ini adalah bagaimana hat-tricknya ketika melawan Valencia di laga terakhir La Liga musim 2000-2001. Gol indah bicycle kick nya di menit ke 89 berhasil memastikan hat tricknya hari itu sekaligus memastikan tempat di Liga Champions bagi Barca. Karena reputasinya itu, ia sampai masuk ke dalam komik Tsubasa! 

3. Johan Cruyff
barcelona1.jpg

Johan Cryuff adalah “Lionel Messi” di eranya ketika itu. Datang dari Ajax Amsterdam di tahun 1973, pemain berkewarganegaraan Belanda ini langsung memberikan gelar La Liga yang sudah 14 tahun tidak dibawa pulang ke Camp Nou. Selain keberhasilannya membantai Real Madrid dengan skor 0-5 di Santiago Bernabeu, ada sebuah gol yang membuktikan betapa hebatnya talenta dari seorang Johan Cruyff. Ya! Gol tersebut adalah gol nya melawan Atletico Madrid yang diberi nama “Le but impossible de Cruyff”. Cruyf pernah tiga kali memenangi gelar Ballon d’Or di tahun 1971, 1973, dan 1974. Hengkang dari El Barca di tahun 1978, ia kembali lagi pada tahun 1988 sebagai pelatih. Dan di bawah tangan dinginnya, Barca berhasil meraih gelar UEFA Champions League pertama mereka di Wembley 1992.

4. Ronald Koeman
barcelona1.jpg
Sebelum hadir Carles Puyol dan Gerrard Pique, Barcelona pernah memiliki bek tangguh di era 90an. Kuat, cepat, dan produktif mencetak gol. Dialah Ronald Koeman. Koeman adalah bagian penting dari “Dream Team” Barcelona di era kepelatihan Johan Cruyff.  Sekalipun berposisi sebagai bek, ia justu berhasil mencetak lebih dari 100 gol bagi El Barca! Cukup unik memang rekor yang ditorehkan oleh pemain yang lahir di Belanda 49 tahun silam ini. Satu gol yang jelas diingat oleh para Cules adalah saat tendangan bebas nya di babak extra time berhasil menembus gawang Gianluca Pagliuca dan memastikan gelar UEFA Champions League pertama bagi El Blaugrana.

5. Josep Guardiola
barcelona1.jpg
Nah! Ini dia pemain yang paling dirindukan oleh pendukung Barcelona. Ya sekalipun ia dirindukan karena sukses sebagai pelatih, seharusnya para Cules tidak melupakan betapa vitalnya peran Guardiola sebagai pemain. Adalah Johan Cruyff yang melihat bakat penting Pep sebagai gelandang bertahan ketika ia menonton pertandingan tim akademi Barcelona. Debutnya melawan Cadiz menjadi awal sebuah legacy di tubuh El Barca. Pendukung Barca pantas “berterima kasih” kepada Guillermo Amor. Apabila Guillermo tidak terkena larangan bertanding, mungkin anda tidak akan pernah melihat Josep Guardiola menjaga lini tengah Barca dan meraih berbagai gelar. Selain itu, Guardiola juga adalah salah satu kapten terhebat dengan karisma kepemimpinannya yang pernah dimiliki El Blaugrana. Ia memutuskan hengkang di tahun 2001. Setelah itu di tahun 2007, ia kembali ke Barcelona sebagai pelatih tim B. Dan itu adalah awal dari sebuah cerita yang akan dikenang oleh seluruh penggemar Barcelona. 

6. Ronaldinho 
http://www.bolatotal.com/foto_berita/barcelona6.jpg 
Jika Manchester United memiliki CR7, maka Barcelona memiliki R10. Bagi saya pribadi, Ronaldinho adalah permulaan dari era keemasan Barcelona di awal millennium baru ini. Awalnya, media memprediksikan Ronaldinho akan hijrah ke United (sepaket dengan Gabriel Heinze). Namun ternyata ia lebih memilih Barcelona sebagai klub barunya setelah ia pindah dari Paris Saint-German. Pria bernama asli Ronaldo de Assis Moreira ini benar-benar membawa era yang baru ke dalam permainan El Barca. Sulit untuk mendeskipsikan keajaiban yang dilakukan oleh Ronaldinho dengan kata-kata. Ia benar-benar seorang Brazillian dengan segala macam “joga bonito” nya. Setiap Ronaldinho membawa bola, kita pasti berharap akan ada trik-trik ajaib yang ia keluarkan dari dalam fantasinya. Dengan senyumnya yang khas, ia berhasil mempersembahkan sebuah gelar UEFA Champions League bagi Barca di tahun 2005 dan mendapatkan Ballon d’Or. Butuh pengakuan lebih lanjut? Coba tanyakan kepada pendukung Real Madrid yang memberi standing applause kepada Ronaldinho ketika laga El Classico di Santiago Bernabeu tahun 2006 silam. Satu hal lagi, Ronaldinho adalah awal dari meledaknya pertumbuhan pendukung Barca secara signifikan. 

7. Carles Puyol
barcelona1.jpg
El Capitano de Barca! Hingga saat ini, dialah kapten terbaik yang pernah dimiliki oleh Barcelona. Pemain asli La Masia ini adalah bagian penting dari kesuksesan El Barca. Ketegasan dan kelugasannya hampir selalu mencapai sempurna ketika ia menjaga barisan pertahanan. Secara simbolik, mungkin rambutnya dapat menggambarkan betapa garangnya ia ketika ia berada di lapangan. Meskipun akhir-akhir ini ia bertambah akrab dengan cedera, tapi tak satupun pemain Barcelona yang dapat menggantikan peran dari Puyol. Satu hal yang membuat Puyol begitu dihormati oleh penggemar dan pemain Barcelona adalah mental tak menyerah yang dimilikinya. Rekannya di pertahanan Barca, Gerrard Pique, pernah berkata bahwa Puyol adalah satu-satunya pemain yang ia kenal yang masih percaya bahwa tim nya dapat menang ketika sedang tertinggal empat gol.

8. Xavi Hernandez
barcelona1.jpg
Kapten kedua Barcelona. Kontrol bola yang sempurna, permainan ball possession brillian, pengatur tempo dalam permainan, dan passing yang mematikan. Xavi adalah salah satu pemain paling vital dalam permainan tiki-taka nya Barcelona. Pemain jebolan La Masia ini adalah pemegang caps terbanyak Barcelona dengan 645 pertandingan resmi (terhitung sampai 31 Oktober 2012). Siapapun pasti tahu betapa hebatnya Xavi dalam mengolah si kulit bundar. Sekalipun Barca mempunyai banyak pemain berkualitas untuk mengisi lapangan tengah, taka da satupun yang bisa menggeser Xavi apabila ia sedang dalam kondisi fit untuk bermain. Sadarkah anda bahwa Xavi memiliki kebiasaan unik? Bukan, ini bukan soal kehidupan pribadi atau ritual sebelum pertandingan. Coba perhatikan ketika ia sedang mengontrol bola. Ia memiliki kebiasaan untuk mengeluarkan lidahnya ketika si kulit bundar sedang berada dibawah kendalinya. 

9. Andres Iniesta
barcelona1.jpg
Iniesta adalah “partner in crime” nya Xavi dalam menjadikan lapangan tengah lawan menjadi seperti tempat bermain. Pemain kelahiran 28 tahun silam ini berperan sama pentingnya seperti Xavi dalam menjalankan taktik tiki-taka ala Barcelona. Namun satu hal yang berbeda adalah Iniesta lebih berperan kedepan dan menyerang. Sudah begitu banyak killer pass nya menjadi awal dari gol bagi Barcelona. Selain itu, ia juga cukup rutin mencetak gol bagi El Barca. Iniesta juga pemain yang sangat respek kepada pemain lain. Ingatkah kalian dengan perayaan gol nya ketika ia mencetak gol kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2010? Ia membuka kaus dan di dalam kaus itu terdapat tulisan untuk mengenang Dani Jarque (yang notabenenya adalan pemain Espanyol). Satu momen lain yang jelas akan diingat oleh para Cules adalah ketika Josep Guardiola sudah memberikan selamat kepada Guus Hiddink, lalu tak lama berselang Iniesta mencetak gol yang membuat ucapan selamat tersebut menjadi seperti harapan palsu bagi Hiddink.

10. Lionel messi
barcelona10.jpg
Siapa sihhh yang ga kenal lionel messi - Tahun 2005, Messi membawa negerinya juara Piala Dunia Yunior di Belanda. Messi meraih bola emas dan sepatu emas- Messi mencetak gol terakhir dari kemenangan Argentina vs Pantai Gading. Dan Messi pun menjadi pemain termuda Argentina pertama yang mencetak gol di Piala Dunia.

Maret 2007. Messi menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada partai derbi "El Classico" antara Barcelona dan Real Madrid, Dia mencetak hat-trick dan menyamakan kedudukan 3-3.

April 2007 [vs Getafe]. Messi mencetak gol mirip dengan gayanya Diego Maradona saat mencetak gol kedua di Piala Dunia 1986 lawan Inggris. Dari tengah lapangan - Messi membawa Argentina meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Dia mencetak dua gol selama turnamen berlangsung.

Nah, itulah 10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah semoga menambah wawasan anda.

Read more ...
Sabtu, 16 Maret 2013

5 Pelatih Sepakbola Yang Bukan Pemain Sepakbola

5 Pelatih Sepakbola Yang Bukan Pemain Sepakbola

5 Pelatih Sepakbola Yang Bukan Pemain Sepakbola - Siapa bilang untuk menjadi pelatih hebat sepakbola seseorang harus lebih dulu punya jam terbang tinggi sebagai pemain? Setidaknya, 5 pelatih sepakbola  di bawah ini telah membuktikan bahwa anggapan tersebut salah besar.

1. Arsene Wenger


Dia hanya bermain untuk klub amatir di Perancis. Pengetahuan sebagai sepakbola justru lebih banyak didapatnya lewat bangku pendidikan.
Wenger menyelesaikan gelar diploma kepelatihan pada 1981. Tiga tahun berselang, pria yang dikenalkan dengan dunia sepakbola oleh sang ayah ketika masih berusia 6 tahun itu dipercaya menangani tim gurem Liga Perancis, Nancy.
Sempat mendarat di AS Monaco (1987-1994) dan klub liga Jepang, Nagoya Grampus (1995-1996), pelatih yang dijuluki The Professor kemudian berlabuh di Arsenal dan masih bertahan sampai sekarang.



2. Gerrard Houllier


Sebelum menjadi pelatih, dia bekerja sebagai tenaga pengajar. Bahkan Houllier sempat diberi kepercayaan memimpin sebuah sekolah di Perancis.
Tapi karena panggilan jiwa, di usia 26 tahun pria yang pernah menangani sejumlah tim papan atas Eropa seperti Liverpool serta Olympique Lyon itu banting setir menjadi juru ramu strategi lapangan hijau. Tim yang pertama ditanganinya adalah sebuah klub amatir, Le Touquet Athletic Club pada 1976.


3.Carlos Alberto Parreira


Lima timnas pernah merasakan sentuhan tangan dingin Parriera. Brasil adalah yang paling sukses. Tiga gelar dipersembahkannya untuk tim Samba yaitu Piala Dunia 1994, Copa Amerika 2004 dan Piala Konfederasi 2005.
Namun usut punya usut, Parreira dulunya tidak pernah tercatat menjadi pemain. Perkerjaan sebelum menjadi ahli taktik adalah pelatih kebugaran tim.


4. Arrigo Sacchi


Dikenal karena sukses membawa AC Milan menjadi tim yang mendunia, rupanya Sacchi sempat diragukan pada masa awal menjadi pelatih. Alasannya sederhana, dia dinilai tak pengalaman karena hanya merupakan mantan pemain amatir.
"Saya tidak mengerti mengapa mereka masih berpikir untuk menjadi joki maka Anda wajib menjadi kuda terlebih dahulu," kata Sacchi yang juga pernah menjajal profesi sebagai sales sepatu.


5. Jose Mourinho


Yang satu ini pasti tidak asing, Jose Mourinho. Lihai menyusun strategi untuk membawa tim asuhannya meraih kemenangan serta gelar juara, ternyata kesuksesan macam itu tak pernah dirasakannya saat menjadi pemain.
Berulang kali mencoba unjuk gigi sebagai pemain sepakbola dengan bergabung ke beberapa klub lokal di Portugal dan sialnya sebanyak itu pula Mourinho merasakan kegagalan serta penolakan.
Meskipun demikian kecintaan Mourinho pada sepakbola tak pernah luntur. Gagal menjadi pemain dia menjajal peruntungan dengan masuk ke jajaran manajemen. Bermodal ilmu psikologi yang dipelajarinya dibangku kuliah, Mourinho lalu memadukannya dengan metode kepelatihan sepakbola yang diserapnya ketika menjadi pemain.
Alhasil, secara perlahan Mourinho mulai mendapat kepercayaan, mulai dari pelatih tim junior, pemandu bakat, asisten pelatih, semua sudah pernah dirasakannya.


Nah, itulah 5 Pelatih Sepakbola Yang Bukan Pemain Sepakbola semoga menambah wawasan anda.
Read more ...
Sabtu, 02 Maret 2013

5 Pesepakbola Asing Paling Sukses Di Indonesia


5 Pesepakbola Asing Paling Sukses Di Indonesia

5 Pesepakbola Asing Paling Sukses Di Indonesia - Liga Indonesia tahun 1994, sebuah kebijakan industri sepakbola tentang pemain asing mulai dibuka. Sejak saat itulah pemain asing datang silih berganti ke Indonesia demi kemajuan dan untuk mengangkat skill pemain Indonesia. Tak pelak agen pemain pun langsung berkelana ke negara penghasil pemain sepakbola demi mendapatkan stock berkualitas. Alhasil banyak pemain asing yang kita temui di klub bola yang tentunya bergaji aduhai.

Beberapa pemain asing yang bermain di Indonesia banyak yang berguguran, selain karena faktor adaptasi dengan pemain Indonesia, faktor cuaca juga sangat berpengaruh di Indonesia. Namun ada beberapa pemain asing yang kerasan tinggal di Indonesia yang terkenal dengan suporter yang fanatik, bahkan mereka menjadi pujaan publik Indonesia dan sukses di Indonesia bukan hanya menjadi pemain namun juga menjadi pelatih sesudah gantung sepatu.

Berikut adalah 5 Pesepakbola Asing Paling Sukses Di Indonesia :


Cristian Gonzales
namanya begitu populer di seantero Indonesia ketika Cristian Gonzales dinaturalisasi oleh tim nasional Indonesia dan berpindah kewarganegaraan-nya semula, Uruguay. Cristian Gonzales adalah pemain sepakbola yang malang melintang di liga Indonesia. Tercatat 5 kali pemain dengan posisi striker ini mengecap daftar sebagai top skorer. Pernikahan-nya dengan gadis Indonesia dan kehebatannya ketika berlaga di Liga Indonesia membuat PSSI menaturalisasi pemain ini dan terbukti di Piala AFF permainan Cristian Gonzales langsung menyihir publik tanah air. Cristian Gonzales juga pernah menjadi pemain termahal di Indonesia dengan kontrak senilai 1,2 milyar.


Jacksen F Tiago
Pemain sepakbola yang berposisi sebagai striker asal brasil ini malang melintang di Liga Indonesia. Datang ke Indonesia membela klub petrokimia gresik, Jaksen F Tiago sukses ketika membela Persebaya Surabaya. Namanya pun dielu-elukan oleh pendukung persebaya ketika menhantarkan Persebaya menjuarai Liga Indonesia tahun 1996/ 1997 yang suporternya terkenal akan sebutan bonek-nya. Pensiun menjadi striker Jacksen F Tiago pun langsung mengambil kursus pelatih di brasil, setelah mendapatkan lisensi pelatih Jaksen pun kembali ke tanah air dan merengguk sukse bersama persebaya, tak lama setelah itu Jacksen pindah ke Persipura dan langsung menjadi pujaan public Papua.


Emanuel de Porras
Emanuel de Porras pernah menjadi pujaan the Viking, pendukung PSIS semarang. Emanuel de Porras yang berasal dari argentina bahkan tercatat menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang karier di PSIS semarang ketika membela tim itu tahun 2006 hingga 2007. Kini Emanuel De Porras menjadi andalan lini depan Jakarta FC yang bermain di Liga Primer Indonesia.


Fandi Ahmad
Pemain singapura ini merupakan salah satu pemain yang ditakuti di asia tenggara pada masanya. Legenda Singapura ini pernah mengenyam sukses bersama niac mitra surabaya. Namanya pun dikenal bukan Cuma publik singapura tapi di seluruh asia tenggara. Sesudah pensiun Fandi ahmad meneruskan kariernya menjadi pelatih dan kini tercatat sudah empat tahun melatih di Pelita Jaya.


Luciano Leandro 
Luciano Leandro lahir di  Brazil adalah playmaker handal di liga Indonesia ketika membela PSM Makasar dan Persija Jakarta. Dua klub ini pun diantarkan menjadi juara liga Indonesia pada era 1990-an. Sukses menjadi pemain, Luciano pun menjajal karier sebagai pelatih ketika gantung sepatu. Tahun 2007 luciano mengawali karier kepelatihan di Persma Manado, sayang kariernya mandek karena terbentur lisensi. Tahun ini Luciano kembali mencoba peruntungan menjadi pelatih setelah sebelumnya menjadi agen pemain.

Nah, itulah 5 Pesepakbola Asing Paling Sukses Di Indonesia semoga menambah wawasan anda.

Read more ...